Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Pemerintah Siapkan 3 Desain Rusun

Written By Unknown on Minggu, 02 Februari 2014 | 09.35

Warga memperhatikan pemukiman yang terendam banjir di Kawasan Kalibata, Jakarta, (30/1). Tempo/Dian Triyuli Handoko

TEMPO.CO , Jakarta: Belum jelasnya penetapan lahan untuk pembangunan Rusun Pasar Minggu, Jakarta Selatan,membuat tim ahli Kemenpera tak hanya menyiapkan satu desain rusun, tetapi tiga desain.

"Kita siapkan tiga desain karena menyesuaikan dengan jumlah lahannya. Jadi lahan mana yang dipakai, kami sudah punya desainnya,"ujar anggota Tim Ahli Pembangunan Rumah Susun Kementerian Perumahan Rakyat, Didi Haryadi, saat dihubungi Tempo, Sabtu, 1 Februari 2014.

Sebelumnya, Kemenpera menyatakan berencana membangun 4.800 unit rusun untuk warga Ciliwung tahun ini. Ke-4.800 unit rusun itu terdiri atas Rusun Pasar Rumput dan Rusun Pasar Minggu.

Didi mengatakan, tiga lahan di Pasar Minggu dimiiki oleh pihak yang berbeda yaitu PD Pasar Jaya, Dinas Perhubungan, dan Dinas UKM. Alhasil, perlu ada persetujuan antara Pemprov DKI Jakarta dengan salah satu pihak atau ketiganya untuk menetapkan lahan mana yang bisa dipakai.

Didi melanjutkan, karena belum ada penetapan lahan, dirinya ragu pembangunan rusun bisa dilakukan segera. Meskipun begitu, kata Ia, pihak Kemenpera tetap menargetkan bisa memulai pembangunan fisik tahun ini.

"Kalau sekarang sih, kami masih dalam tahap desain engineering, menyiapkan master plan,"ujar Didi menegaskan.

Rusun Pasar Minggu direncakan memiliki 24 lantai, 2.400 unit. Adapun biaya pembangunannya diperkirakan kurang lebih Rp 900 miliar, setara dengan anggaran pembangunan Rusun Pasar Rumput.

ISTMAN MP


09.35 | 0 komentar | Read More

Curah Hujan di Jakarta Dipengaruhi Badai Edna

TEMPO.CO , Jakarta:-Kepala Sub Bidang Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Harry Tirto Djatmiko mengatakan bahwa curah hujan di jabodetabek tidak dipengaruhi oleh keberadaan badai tropis di Philipina melainkan dipengaruhi oleh kondisi tekanan udara di Australia

"Kajiki itu lebih berpengaruh ke ketinggian gelombang di utara Indonesia. Kalau hujan di jabodetabek, itu dipengaruhi oleh daerah-daerah tekanan rendah di sekitar Australia," ujar Harry ketika dihubungi Tempo, Sabtu,1 Februari 2014.

Selain dipengaruhi oleh daerah tekanan rendah, Harry menambahkan bahwa curah hujan di Jakarta juga dipengaruhi oleh keberadaan badai tropis Edna.

Badai tropis Edna tumbuh sejak awal Januari kemarin. Letaknya, berada di perairan Australia di bagian timur.

Harry berkata, kombinasi antara daerah tekanan rendah dengan badai tropis Edna di Australia menarik massa uap air ke bagian selatan Indonesia. Adapun massa uap air itu membentuk daerah pertemuan di sebelah barat Samudera Hindia, sekitar Sumatera Selatan, hingga ke Nusa Tenggara Timur.

"Itulah kenapa daerah jabodetabek masih akan menerima hujan. Untuk intensitas curah hujannya, itu variatif dan sporadis," ujar Harry melengakapi.

Ditanyai apakah intensitas hujan yang variatif itu lebih ke arah curah hujan tinggi atau rendah, Harry berkata bahwa hujan tidak akan turun sebanyak pekan-pekan sebelumnya.

"Hujannya akan tidak merata dan sebentar-sebentar meskipun masih tergolong lebat. Kalau pekan-pekan sebelumnya, hujannya kan lama,"ujar Harry menjelaskan.

Ditanyai lebih lanjut kenapa hujan tak akan terjadi sesering awal hingga pertengahan Januari lalu, ia berkata karena massa uap air perlahan ditarik ke arah Australia.

"Kalau tidak ada badai di Australia, justru massa uap airnya akan lebih lama berkumpul di kawasan Indonesia," ujar Harry mengakhiri.

Berdasarkan prospek cuaca tiga harian dari BMKG, ditunjukkan bahwa hujan akan turun dengan lebat di Banten, Jabodetabek, Jawa Barat bagian tengah dan utara, Jawa Tengah bagian utara, Jawa Timur bagian tengah dan timur, Kalimantan Tengah bagian selatan, Kalimantan Selatan, serta Kalimantan Timur bagian selatan dan timur.

ISTMAN MP


09.35 | 0 komentar | Read More

Jabodetabek Diprediksi Hujan Hari Ini

TEMPO.CO, Jakarta--Kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi diprediksi kembali diguyur hujan hari ini, Ahad, 2 Februari 2014. Berdasarkan informasi prakiraan cuaca yang dilansir Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, hujan diperkirakan akan terjadi secara merata di seluruh wilayah.

Pada pagi hari, BMKG memperkirakan cuma Jakarta Selatan dan Depok yang cuacanya dalam kondisi cerah berawan. Untuk wilayah lain, hujan lebat diperkirakan akan mengguyur kawasan Kepulauan Seribu. Sedangkan hujan berintensitas sedang akan terjadi di wilayah Jakarta Utara dan Bekasi. wilayah lain diperkirakan akan dilanda hujan ringan.

Memasukki siang dan sore hari, terjadi peningkatan curah hujan di hampir seluruh wilayah. Hujan lebat diperkirakan akan terjadi kawasan hulu Jakarta, yakni Bogor dan Depok. Adapun hujan dengan intensitas sedang diperkirakan akan terjadi di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Tangerang, dan Bekasi. Wilayah lain diperkirakan turun hujan ringan.

Malam harinya, intensitas hujan mengalami penurunan namun tetap merata di seluruh wilayah. Hujan sedang intensitas sedang diperkirakan akan mengguyur kawasan Jakarta Utara, Jakarta Barat, Bekasi, dan Kepulauan Seribu. Wilayah lain diperkirakan akan turun hujan dengan skala ringan.

DIMAS SIREGAR

Baca juga:
Jokowi 'Corat-coret' Direksi PT Transjakarta
Dikarantina, Nasib Monyet Razia Jokowi Tak Jelas
Gerombolan Pemuda Cekcok, Malah Dor Mobil
Demi MRT, Dua Lajur Jalan Ditutup Selama 4 Tahun


09.35 | 0 komentar | Read More

Gerombolan Pemuda Cek Cok, Malah Dor Mobil

Written By Unknown on Sabtu, 01 Februari 2014 | 09.35

TEMPO.CO, Jakarta - Sekelompok pemuda cek cok di Jalan Lapangan Tembak Cibubur Jumat malam, 31 Januari 2014. Salah seorang pemuda bahkan menembak mobil jenis Kijang Innova bernomor polisi B 8808 XJ sedang parkir di sebuah minimarket.

"Itu pemuda lagi pada berantem. Satunya mengeluarkan pistol laras pendek dan menembak mobil saya," kata Sugimin, 43 tahun, korban saat ditemui di Polsek Ciracas, Jumat, 31 Januari 2014.

Mendengar suara tembakan, lantas ia beranjak keluar dari mobilnya. "Pas saya keluar, saya lihat pemuda berperawakan agak pendek sekitar 158 centimeter sedang memasukan senjata." Sejurus kemudian, pelaku tunggang langgang menggunakan motornya.

Ia bersyukur tak ada korban dalam aksi penembakan tersebut. "Untungnya istri bersama tiga anak saya sedang di dalam minimarket," kata dia.

Saat ini, mobil tersebut telah diamankan di Polsek Ciracas. Terlihat bagian kaca belakang mobil retak karena dua tembakan. "Saya dengarnya dua kali tembakan," ujar warga Cipayung itu.

ERWAN HERMAWAN

Berita terpopuler
KPK Tangkap Buron Anggoro 'Cicak-Buaya'?
Jadi Saksi, Akil Mochtar Gertak Pengacara
Aib Dibuka Mantan Kawan, Farhat Abbas Membalas
Farhat Abbas Minta Nia Mengingat Jasanya


09.35 | 0 komentar | Read More

Lalu-lintas Jakarta Bebas Banjir pada Sabtu Ini

Arus lalu lintas yang dialihkan akibat genangan banjir di tol Sedyatmo , Jakarta (19/1). Lalu lintas menuju Bandara Soekarno Hatta dan sebaliknya dialihkan menuju jalur atas. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Lalu lintas di Jakarta terpantau lancar pada Sabtu pagi, 1 Februari 2013. Traffic Management Center Polda Metro Jaya menyatakan kondisi jalanan di Ibu Kota hari ini aman, termasuk dari genangan air.

"Sudah tidak ada genangan air yang menghambat lalu lintas, semuanya sudah surut," ujar Inspektur Satu Hery Priyatno dari TMC Polda Metro Jaya ketika dihubungi pada Sabtu pagi.

Namun masih ada lumpur yang tersisa di sekitar traffic light Puri Kembangan, Jakarta Barat. Pengendara diharapkan berhati-hati karena kondisi jalan yang licin. Hingga pukul 07.30 WIB, lalu lintas di seluruh wilayah Jakarta juga dalam kondisi lancar.

"Hanya ada satu pengalihan arus lalu lintas di depan Masjid Al Hawi di Cililitan arah Condet, Jakarta Timur. Soalnya akan ada perayaan Maulid Akbar di mesjid tersebut."

Masyarakat yang akan beraktivitas di luar disarankan membawa jas hujan atau payung karena wilayah jabodetabek diperkirakan bakal diguyur hujan sejak pagi hingga malam. (Baca:BMKG Perkirakan Hujan Guyur Jakarta)

ANGGRITA DESYANI

Berita Terpopuler
Muhaimin: Capres PKB Tetap Rhoma Irama 
Gita Wirjawan Mundur dari Menteri Perdagangan
Di Balik Mundurnya Menteri Gita Wirjawan
Banjir Saat Imlek Bawa Berkah? Ini Kata Ahok  

 


09.35 | 0 komentar | Read More

Polisi Buru Pembunuh Seorang Pemuda Cakung  

TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya memburu pembacok Septiawan, 18 tahun, dalam peristiwa di Manggarai, Jakarta Selatan. Pria tersebut dibacok kemarin malam di sekitar Gang Bedeng, Jalan Sahardjo. Nyawa pria tersebut tak terselamatkan meski sempat dibawa ke RS Cipto Mangunkusumo.

"Anggota masih menyelidiki di lapangan motif dan pelakunya," ujar Kepala Kepolisian Sektor Tebet I Ketut Sudharma, Sabtu, 1 Februari 2014. Septiawan tewas usai menderita sejumlah luka bacok di tubuhnya.

"Dibacok di tangan kanan, kepala belakang dan leher," ujar Ketut. Ia mengatakan korban sempat dibawa ke dua rumah sakit, sebelum akhirnya tewas di RS Cipto Mangunkusumo.

Diduga korban tewas bukan karena dirampok sebab tak ada barang hilang dari tubuhnya. "Di saku celananya masih ada handphone, sudah dibawa untuk barang bukti," ujar ia.

Polisi juga akan menyelidiki aktivitas Septiawan sebelum ditemukan tewas di Manggarai. Polisi akan memulai dengan menelusuri kegiatan dari keterangan anggota keluarganya di Kampung Pisangan RT 03/04, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur.

Saat ini korban masih disemayamkan di rumah duka RS Cipto Mangunkusumo. Polisi membutuhkan hasil otopsi untuk menyelidiki kasus ini.

M. ANDI PERDANA

Berita Terpopuler
Mereka Terseret di Kasus Anggoro Widjojo
Kisah KPK Mengatur Anggoro Dipajang Selama 5 Menit
Muhaimin: Capres PKB Tetap Rhoma Irama
Gita Wirjawan Mundur dari Menteri Perdagangan

 


09.35 | 0 komentar | Read More

Pembuatan IMB Online Dimulai 1 Februari

Written By Unknown on Jumat, 31 Januari 2014 | 09.35

TEMPO.CO , Jakarta:Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B) mengenalkan sistem pembuatan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) melalui online. Sistem ini akan diterapkan mulai 1 Februari 2014 mendatang.

Kepala Dinas P2B, I Putu Indiana, mengatakan, melalui penerapan sistem di mana pemohon tak perlu lagi berurusan melalui layanan loket di suku dinas ini dapat menekan praktek pencaloan dalam mendapatkan IMB (#Izin Mendirikan Bangunan | IMB). "Melalui sistem online, pemohon tidak perlu lagi keluar rumah untuk mengurus dokumen keperluan IMB," kata Putu di kantornya, Kamis, 30 Januari 2014.

Mekanisme permohonan IMB online tersebut, menurut Putu, relatif mudah dan dapat diikuti dengan petunjuk yang cukup jelas. "Pertama jelas harus mengisi data diri serta foto desain perencanaan bangunannya," kata Putu. Setelah itu, pemohon akan mendapat akses pin yang akan menjadi akses untuk berkomunikasi dengan petugas secara online. "Tidak perlu tatap muka hingga nanti mengambil sertifikat IMB di kecamatan masing-masing," kata Putu.

Putu mengatakan, sistem yang merupakan bagian dari pelayanan satu pintu tersebut akan mampu memangkas hingga 50 persen waktu yang biasa diperlukan untuk mengurus IMB secara konvensional. "Jika petugas secara efisien menangani satu pemohon, prosesnya bisa langsung jadi dalam sehari," kata Putu. Selama ini, menurut Putu, pembuatan IMB bisa memakan waktu hingga 14 hari.

Guna menghindari celah bagi pembuat IMB palsu, Putu mengatakan, nantinya akan dilakukan verifikasi dokumen saat pemohon mengambil sertifikat IMB di masing-masing kecamatan. "Setelah mereka membayar, baru bisa diambil," kata Putu. Jika terdeteksi beberapa dokumen dinilai tidak sesuai seperti tujuan penggunaan bangunan, maka permohonan dapat ditolak dan pemohon bisa dikenakan sanksi pidana atas tuduhan pemalsuan dokumen.

Putu mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sendiri mengeluarkan hingga rata-rata 12 ribu IMB per tahun sejak 2011. "80 persen dari IMB adalah untuk bangunan rumah selebihnya non-rumah yang banyak jenisnya," kata Putu.

IMB menjadi masalah krusial di Jakarta. Warga mengeluhkan pengurusannya yang sungguh sulit (baca pula: Sulit Urus IMB, Datangi Kantor Ahok).

ISMI DAMAYANTI

Berita Lain
MRT Pindahkan Pipa Gas di Trotoar Ratu Plaza
Ahok: CSR Banjir Memalukan Pemerintah DKI Jakarta
Pembunuh Feby, Mayat Dalam Bagasi, Teridentifikasi
Jokowi Pusing Ragunan Tolak Monyet Hasil Razia


09.35 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger